Selamat datang di website Kebumen On News - Berita Terupdate Dari Warga Desa di Kabupaten Kebumen -|-

Pengusaha Jas Hujan Terbesar Di Kebumen

Reni Arum

Dibaca 571x

2025-02-23 11:46:03

#

KEBUMEN ON NEWS - Nyaris tidak percaya, di kampung dan pegunungan terpencil di Desa Tanahsari, Kecamatan Kebumen, menjadi sentra industri jas hujan yang produknya saat ini digunakan di seluruh Indonesia dan menempati best seller di lapak online Shopee. Masyarakat Desa Tanahsari, sebagian besar mengembangkan usaha jas hujan. Bahkan banyak pekerja luar daerah masuk ke Tanahsari sebagai pekerja. Salah satunya usaha yang dikelola H. Slamet Bahrudin atau akrab dipanggil H. Slamet, yang cukup besar di Kebumen.

Slamet, pemuda Tanahsari setelah lulus dari MAN kemudian merantau ke Jakarta sebagai buruh pabrik. Pernah nganggur selama 3 tahun, setelah pulang merantau di Jakarta selama 3 tahun, bingung mau kerja apa lagi. Slamet kemudian memutar otak untuk merintis usaha tas gendong atau ransel untuk anak sekolah, yang dipasarkan di sekitar wilayah Kutowinangun. Usahanya mulai membuahkan hasil. Sedikit-demi sedikit keuntunganya dapat dikumpulkan untuk membangun rumah, yang saat itu masih berstatus single. Meskipun produksinya masih terbatas, dan pemasaran masih konvensional, namun usahanya lumayan berkembang dengan bertambahnya pesanan tas. Untuk mengembangkan usahanya, pria kelahiran Tanahsari Kebumen ini mulai merambah pinjaman bank untuk menambah modal. Untung tak dapat diraih, pinjaman yang nilainya ratusan juta bukan menambah besar usahanya, tetapi justru malah kolap. Rumah dan tanah yang ditempatinya nyaris mau disita bank, karena angsurannya macet.

Usaha Slamet mulai bangkit. Dari masa pandemi itulah dia kemudian belajar secara autodidak bagaimana menawarkan produknya secara online, sementara berjualan secara langsung tidak memungkinkan. Setelah masa pandemi, Slamet kemudian merambah produk jas hujan dengan Brand AKULA dan MASELA (yang diambil dari akronim namanya, Mas Slamet) yang mulai dipasarkan secara online, bahkan merambah ke lapak Shopee. Usaha berkembang cukup pesat, dengan jangkauan pasar makin luas. Sampai saat ini, karyawannya bisa memproduksi hampir 4.000 pcs jas hujan tiap harinya dengan dibantu oleh sekitar 40 orang tenaga packing dan 300-an penjahit yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kebumen.

Produk Jas hujan AKULA saat ini telah menjadi best seller di pasar online yang konsumennya tersebar di seluruh Indonesia, dan paling banyak di wilayah Jawa Barat dan Jakarta Pusat. Bahkan di tahun 2024 total penjualan mendekati setengah juta pcs.

Saat ini dirinya memiliki sekitar 60 reseller yang tersebar di seluruh wilayah, khususnya wilayah Jawa Barat dan Jakarta Pusat, dengan omset penjualan per hari mencapai 120 juta atau penjualan produk yang mencapai 4.000 potong per hari.

Slamet berpesan kepada para siswa kelas XI/FD yang berkunjung dan melakukan riset ke tempat usaha dalam rangka kegiatan P-5 dengan tema Kewirausahaan, agar tekun membangun usaha sendiri, tidak menggantungkan pada orang lain. Hal ini membuktikan bahwa untuk membangun usaha tidak harus memiliki lahan yang luas dan berada di kota, tidak harus memiliki produk sendiri dan tidak harus memiliki modal yang besar.

BERITA LAINNYA


Raih 51 Medali di POPDA Jateng 2026, Kontingen Kebumen Dipulangkan Pakai Bus Besar dan Elf sebagai Apresiasi

#Olahraga

KEBUMEN ON NEWS - Kontingen Kabupaten Kebumen yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026 mulai bertolak kembali ke kampung halaman pada Sabtu malam, 5 September 2026. Kepulangan para atlet pelajar ini difasilitasi dengan...


Sebanyak 350 Pesilat dari Berbagai Kelompok Usia Ramaikan Kabumian Open Championship 3

#Olahraga

KEBUMEN ON NEWS - Sebanyak 350 pesilat dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Kabumian Open Championship 3 yang berlangsung di GOR SMK TKM Pertambangan Kebumen. Rangkaian kompetisi yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)...


Banggar Dorong Pemkab Kebumen Kurangi Ketergantungan Dana Transfer yang Capai 80 Persen

#Keuangan

KEBUMEN ON NEWS - Struktur pendapatan daerah Kabupaten Kebumen dinilai masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi sorotan utama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kebumen dalam Rapat Paripurna ke-173 yang digelar pada Senin, 7...


Alun-Alun Pancasila Hangat, Wakil Bupati Zaeni Miftah Saksikan Kolaborasi Musik Keroncong dan Biola di Car Free Night

#Seni dan Budaya

KEBUMEN ON NEWS - Alun-Alun Pancasila Kebumen dipadati oleh ribuan masyarakat yang antusias menikmati gelaran Pentas Seni Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam, 5 September 2026. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati...


Rawat Tradisi Budaya Jawa, Permadani Kebumen Gelar Budaya Tampilkan Pusaka hingga Kesenian Tradisional

#Seni dan Budaya

KEBUMEN ON NEWS - Paguyuban Alumni Permadani Lintas Bergada Kabupaten Kebumen menggelar kegiatan gelar budaya di Pendopo Sosro Gumelar, Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengenalkan sekaligus...


Pantau Progres Sejumlah Infrastruktur Strategis, Bupati Kebumen Pastikan Pembangunan Tepat Waktu

#Pekerjaan Umum

KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Sekretaris Daerah Edi Rianto, para asisten sekda, kepala OPD, dan kepala bagian melakukan monitoring terhadap sejumlah pembangunan dan penanganan infrastruktur strategis di Kabupaten Kebumen, Senin (14/9/2026)....


Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Bupati Kebumen Dorong Penguatan Pengawasan Pemerintahan Desa

#Kepegawaian

KEBUMEN ON NEWS - Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa melalui peningkatan fungsi pengawasan di tingkat desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan...


Anda ingin menjadi contributor
di Kebumen On News ?

Daftar On News