Selamat datang di website Kebumen On News - Berita Terupdate Dari Warga Desa di Kabupaten Kebumen -|-

Dari Perawat Jadi Pengusaha Fashion—Kisah Ani Susanti Bangun Brand Muzayyan hingga Tembus Pasar Luar Negeri

Agnesia

Dibaca 51x

2026-03-06 08:39:39

#

KEBUMEN ON NEWS -Seorang perawat asal Panjer, Ani Susanti, berhasil menapaki dunia usaha fashion busana muslim melalui brand miliknya, Muzayyan. Usaha yang dirintis dari nol ini kini berkembang pesat dan mampu menembus pasar luar daerah hingga mancanegara.

Perjalanan usaha Ani bermula dari pengalamannya sebagai reseller busana muslim selama kurang lebih satu tahun. Berbekal pengalaman tersebut serta latar belakang pendidikan di bidang tata busana, ia kemudian memberanikan diri untuk memproduksi busana muslim sendiri.

Produksi Muzayyan mulai dirintis pada tahun 2017 dan mulai menunjukkan perkembangan signifikan pada 2018. Titik balik usaha ini terjadi ketika Ani mulai menerima pesanan dalam jumlah besar, seperti gamis dan seragam koko dari sejumlah sekolah.

Seiring meningkatnya permintaan, Ani pun mulai merekrut tenaga kerja untuk membantu proses produksi. Dari yang awalnya hanya dibantu satu orang karyawan, kini rumah produksi Muzayyan telah mempekerjakan enam orang karyawan. Mereka bertugas dalam berbagai proses, mulai dari menjahit, pengemasan, hingga pemasaran melalui media sosial dan siaran langsung di platform TikTok.

Saat ini, Muzayyan memproduksi berbagai jenis busana muslim, seperti gamis, baju koko, hingga blouse. Menariknya, produk-produk tersebut dipadukan dengan sentuhan tenun khas Desa Seboro Sadang sebagai bentuk kecintaan Ani terhadap budaya lokal daerahnya.

Tidak hanya fokus pada produksi, Muzayyan juga mengusung konsep sustainable fashion. Sisa bahan atau perca dari proses produksi tidak dibuang, melainkan diolah kembali menjadi berbagai produk bernilai jual, seperti pouch dan gantungan kunci.

Permintaan busana muslim biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang Idulfitri. Pada periode tersebut, omzet penjualan Muzayyan dapat meningkat hingga empat sampai lima kali lipat dibandingkan bulan biasa.

Saat ini, omzet usaha Muzayyan berkisar antara Rp20 juta hingga Rp35 juta per bulan, dengan kapasitas produksi mencapai 30 hingga 40 potong busana setiap hari. Untuk harga, produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari gamis, baju koko anak dan dewasa, hingga blouse tenun dan sarimbit bermotif.

Pemasaran produk Muzayyan tidak hanya terbatas di wilayah Jawa Tengah. Berkat pemanfaatan platform digital, produk ini telah menjangkau berbagai daerah di luar Jawa, seperti Sumatera dan Sulawesi, bahkan hingga ke luar negeri seperti Malaysia.

Keberhasilan Ani Susanti dalam mengembangkan Muzayyan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan. Kisah ini menjadi bukti bahwa ketekunan dan keberanian dalam memulai usaha mampu membawa perubahan nyata, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

BERITA LAINNYA


Raih 51 Medali di POPDA Jateng 2026, Kontingen Kebumen Dipulangkan Pakai Bus Besar dan Elf sebagai Apresiasi

#Olahraga

KEBUMEN ON NEWS - Kontingen Kabupaten Kebumen yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026 mulai bertolak kembali ke kampung halaman pada Sabtu malam, 5 September 2026. Kepulangan para atlet pelajar ini difasilitasi dengan...


Sebanyak 350 Pesilat dari Berbagai Kelompok Usia Ramaikan Kabumian Open Championship 3

#Olahraga

KEBUMEN ON NEWS - Sebanyak 350 pesilat dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Kabumian Open Championship 3 yang berlangsung di GOR SMK TKM Pertambangan Kebumen. Rangkaian kompetisi yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)...


Banggar Dorong Pemkab Kebumen Kurangi Ketergantungan Dana Transfer yang Capai 80 Persen

#Keuangan

KEBUMEN ON NEWS - Struktur pendapatan daerah Kabupaten Kebumen dinilai masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi sorotan utama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kebumen dalam Rapat Paripurna ke-173 yang digelar pada Senin, 7...


Alun-Alun Pancasila Hangat, Wakil Bupati Zaeni Miftah Saksikan Kolaborasi Musik Keroncong dan Biola di Car Free Night

#Seni dan Budaya

KEBUMEN ON NEWS - Alun-Alun Pancasila Kebumen dipadati oleh ribuan masyarakat yang antusias menikmati gelaran Pentas Seni Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam, 5 September 2026. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati...


Rawat Tradisi Budaya Jawa, Permadani Kebumen Gelar Budaya Tampilkan Pusaka hingga Kesenian Tradisional

#Seni dan Budaya

KEBUMEN ON NEWS - Paguyuban Alumni Permadani Lintas Bergada Kabupaten Kebumen menggelar kegiatan gelar budaya di Pendopo Sosro Gumelar, Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengenalkan sekaligus...


Pantau Progres Sejumlah Infrastruktur Strategis, Bupati Kebumen Pastikan Pembangunan Tepat Waktu

#Pekerjaan Umum

KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Sekretaris Daerah Edi Rianto, para asisten sekda, kepala OPD, dan kepala bagian melakukan monitoring terhadap sejumlah pembangunan dan penanganan infrastruktur strategis di Kabupaten Kebumen, Senin (14/9/2026)....


Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Bupati Kebumen Dorong Penguatan Pengawasan Pemerintahan Desa

#Kepegawaian

KEBUMEN ON NEWS - Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa melalui peningkatan fungsi pengawasan di tingkat desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan...


Anda ingin menjadi contributor
di Kebumen On News ?

Daftar On News