Dari Perawat Jadi Pengusaha Fashion—Kisah Ani Susanti Bangun Brand Muzayyan hingga Tembus Pasar Luar Negeri
Agnesia
Dibaca 36x
2026-03-06 08:39:39
KEBUMEN ON NEWS -Seorang perawat asal Panjer, Ani Susanti, berhasil menapaki dunia usaha fashion busana muslim melalui brand miliknya, Muzayyan. Usaha yang dirintis dari nol ini kini berkembang pesat dan mampu menembus pasar luar daerah hingga mancanegara.
Perjalanan usaha Ani bermula dari pengalamannya sebagai reseller busana muslim selama kurang lebih satu tahun. Berbekal pengalaman tersebut serta latar belakang pendidikan di bidang tata busana, ia kemudian memberanikan diri untuk memproduksi busana muslim sendiri.
Produksi Muzayyan mulai dirintis pada tahun 2017 dan mulai menunjukkan perkembangan signifikan pada 2018. Titik balik usaha ini terjadi ketika Ani mulai menerima pesanan dalam jumlah besar, seperti gamis dan seragam koko dari sejumlah sekolah.
Seiring meningkatnya permintaan, Ani pun mulai merekrut tenaga kerja untuk membantu proses produksi. Dari yang awalnya hanya dibantu satu orang karyawan, kini rumah produksi Muzayyan telah mempekerjakan enam orang karyawan. Mereka bertugas dalam berbagai proses, mulai dari menjahit, pengemasan, hingga pemasaran melalui media sosial dan siaran langsung di platform TikTok.
Saat ini, Muzayyan memproduksi berbagai jenis busana muslim, seperti gamis, baju koko, hingga blouse. Menariknya, produk-produk tersebut dipadukan dengan sentuhan tenun khas Desa Seboro Sadang sebagai bentuk kecintaan Ani terhadap budaya lokal daerahnya.
Tidak hanya fokus pada produksi, Muzayyan juga mengusung konsep sustainable fashion. Sisa bahan atau perca dari proses produksi tidak dibuang, melainkan diolah kembali menjadi berbagai produk bernilai jual, seperti pouch dan gantungan kunci.
Permintaan busana muslim biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang Idulfitri. Pada periode tersebut, omzet penjualan Muzayyan dapat meningkat hingga empat sampai lima kali lipat dibandingkan bulan biasa.
Saat ini, omzet usaha Muzayyan berkisar antara Rp20 juta hingga Rp35 juta per bulan, dengan kapasitas produksi mencapai 30 hingga 40 potong busana setiap hari. Untuk harga, produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari gamis, baju koko anak dan dewasa, hingga blouse tenun dan sarimbit bermotif.
Pemasaran produk Muzayyan tidak hanya terbatas di wilayah Jawa Tengah. Berkat pemanfaatan platform digital, produk ini telah menjangkau berbagai daerah di luar Jawa, seperti Sumatera dan Sulawesi, bahkan hingga ke luar negeri seperti Malaysia.
Keberhasilan Ani Susanti dalam mengembangkan Muzayyan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan. Kisah ini menjadi bukti bahwa ketekunan dan keberanian dalam memulai usaha mampu membawa perubahan nyata, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
TERPOPULER
Sempor Diproyeksikan Bangkit: Warga Harap Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur Tepat Sasaran
#Pembangunan
dibaca 123 X
Polres Kebumen Bagikan Takjil dan Edukasi Kamtibmas di Alun-alun Pancasila
#Khas Kebumen
dibaca 120 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (720post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (180post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Lanting Gaplek Khas Kutowinangun, Warisan Rasa yang Tetap Bertahan
Pemkab Kebumen Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Kembali Raih Opini WTP
Sugeng Wibawa Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kebumen Pengganti Antar Waktu
Budidaya Ikan Nila di Bonorowo Kian Menjanjikan
BERITA LAINNYA
Bupati Kebumen Terima Audiensi KKP, Bahas Perpanjangan Izin BUBK dan Optimalisasi Aset Daerah
#Lingkungan Hidup
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menerima audiensi Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP di ruang kerjanya, Kompleks Pendopo Kabumian, Selasa, 30 Juni 2026. Pertemuan yang dihadiri Asisten Perekonomian ...
Pemeliharaan Berkala Jalan Meles–Banjareja Rampung, Warga Rasakan Manfaatnya
#Lalu Lintas
KEBUMEN ON NEWS - Proyek pemeliharaan berkala ruas Jalan Meles–Banjareja di Kabupaten Kebumen telah rampung dikerjakan. Perbaikan infrastruktur tersebut disambut positif oleh masyarakat karena dinilai mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan...
Hobi Jadi Peluang Usaha, Warga Kalibagor Sukses Kembangkan Bisnis Aquarium
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS - Hobi memelihara ikan hias membawa berkah bagi Muksinaji, warga Desa Kalibagor, Kecamatan Kebumen. Berawal dari kegemaran membuat aquarium untuk koleksi pribadi, kini ia berhasil mengembangkan usaha pembuatan aquarium yang melayani pesanan dari...
Lanting Gaplek Khas Kutowinangun, Warisan Rasa yang Tetap Bertahan
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS - Di tengah menjamurnya camilan modern, Tolingah, warga Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, tetap setia mempertahankan usaha lanting gaplek yang telah diwariskan keluarganya selama puluhan tahun. Usaha...
Penguatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna Kecamatan Poncowarno Digelar di Rahayu River Tubing
#Informasi
KEBUMEN ON NEWS - Kecamatan Poncowarno menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Tahun 2026 yang diikuti oleh perwakilan Karang Taruna dari 11 Desa se-Kecamatan Poncowarno kamis 25/6/2026 di Kawasan obyek wisata Rahayu River Tubing Kebumen....
Bupati Kebumen Perkuat Sinergi dengan Rutan Kelas IIB Kebumen
#Informasi
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen Lilis Nuryani menerima audiensi Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen, Heri Mujiono, di Rumah Berdaya, Senin, 29 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus...
Pemkab Kebumen Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Kembali Raih Opini WTP
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS - DPRD Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin, 29 Juni 2026. Dalam rapat yang...
