Selamat datang di website Kebumen On News - Berita Terupdate Dari Warga Desa di Kabupaten Kebumen -|-

Gebyar kesenian jamjaneng Desa Seling Karangsambung Tahun 2023

Setiyo nugroho

Dibaca 156x

2023-12-25 19:41:18

#

KEBUMEN ON NEWS - 

Desa seling kecamatan Karangsambung menyelenggarakan Gebyar Festival Kesenian jamjaneng Tahun 2023 di embung Gligir Waringin, Rt 3 Rw 1, Desa Seling, Karangsambung. Senin, 25/12.

Hadir dalam pembukaan acara tersebut Bupati Kebumen Arif Sugianto. Dalam sambutannya Bupati menegaskan bahwa dirinya selalu mensupport segala bentuk kegiatan masyarakat. Selain sebagai ajang pengembangan ekonomi, kegiatan ini juga dinilai sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.

Di momen ini pula, Bupati berkesempatan untuk melakukan penanaman simbolis berupa bibit durian dengan harapan kedepan bisa menjadi nilai tambah untuk keberlangsungan embung Gligir Waringin.

Jam janeng sendiri merupakan salah satu kesenian tradisional yang berkembang di beberapa daerah di Kabupaten Kebumen. Awalnya, kesenian ini ditampilkan untuk kebutuhan religi sebagai sarana penyebaran agama Islam di Kebumen.

Namun seiring berjalannya waktu, di Desa Karangsambung, jam janeng difungsikan menjadi hiburan masyarakat tanpa menghilangkan nilai-nilai religius yang terkandung di dalamnya. Sebagian besar lagu-lagu yang dibawakan adalah doa, selawat, dan beberapa lagu yang mempunyai pesan agar umat manusia senantiasa berbuat kebaikan.

kesenian jam janeng bermula sejak zaman Kerajaan Demak pada sekitar abad ke-7 sampai masa sekarang. Pada masa sekarang, kesenian jam janeng ini lebih bertujuan untuk melekatkan tali silaturahmi antarmasyarakat karena dalam pertunjukannya melibatkan banyak pemain.

Musik tradisi ini kini biasa ditampilkan saat upacara perkawinan, khitanan, bahkan acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemain dalam satu grup kesenian jam janeng biasanya terdiri dari 15-20 orang. Sebanyak 5 orang sebagai penabuh alat musik atau waranggana, 2 orang sebagai dalang, dan sisanya bertugas menyanyikan syair secara bergantian ataupun bersamaan.

Kesenian ini bisa dimainkan kapan saja menyesuaikan waktu acaranya. Lantaran sebagai sarana dakwah Islam, musiknya pun juga bertemakan Islami. 

Karakteristik instrumen alat musik dalam jam janeng umumnya dimainkan dengan cara dipukul. Instrumen tersebut terbuat dari jenis kayu glugu (pohon kelapa) dan menggunakan kulit kambing sebagai membrannya.

BERITA LAINNYA


Selamat! 176 Siswa MAN 1 Kebumen Lolos ke PTN Favorit di Indonesia

#Pendidikan

KEBUMEN ON NEWS - Dunia pendidikan Kebumen kembali mencatat prestasi membanggakan. Sebanyak 176...


Jahit Kilat Kebumen

#UMKM

KEBUMEN ON NEWS - Nayla Jahit Kilat yang berlokasi di Desa Kuwarisan, Kecamatan Kutowinangun,...


Meriah dan Penuh Euforia! Nobar Timnas di Alun-alun Kebumen Meledak Saat Gol Penalti Romeny

#Informasi

KEBUMEN ON NEWS - Ribuan warga memadati Alun-alun Pancasila Kebumen, Kamis (5/6/2025), untuk...


Sate Kambing Mad Parni Kebumen Sejak Tahun 1970

#UMKM

KEBUMEN ON NEWS - Jika Anda sedang melintas di Kebumen, sempatkanlah mampir ke Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, untuk mencicipi Sate Kambing Mad Parni yang legendaris. Warung sederhana ini telah menjadi favorit warga lokal selama puluhan tahun. Meski bangunannya tak terlalu besar, tempat ini...


BeliKopi Alun-Alun Kebumen: Ngopi Asyik dengan View Kapal Mendoan

#UMKM

KEBUMEN ON NEWS - Bagi pecinta kopi dan suasana santai, BeliKopi Alun-Alun...


Siomay Sinar Senayan Dekat Alun-Alun: Lezat, Murah, dan Menggoda Selera

#UMKM

KEBUMEN ON NEWS - Jika Anda sedang berada di sekitar Alun-Alun Kebumen dan ingin menikmati camilan...


SMK Muhammadiyah Petahanan Selenggarakan Simulasi Penanggulangan Bencana

#Pendidikan

KEBUMEN ON NEWS - Pondok pesantren sang pencerah dan SML Muhammadiyah petanahan kebumen...


Anda ingin menjadi contributor
di Kebumen On News ?

Daftar On News