Kupat Tahu Marto Dwiryo: Menyajikan Kelezatan Khas Kebumen sejak 1982
Arya
Dibaca 268x
2024-01-30 11:39:28
KEBUMEN ON NEWS - Salah satu warisan kuliner yang tak lekang oleh waktu di Pulau Jawa adalah Kupat Tahu, sebuah hidangan yang memiliki ciri khas unik di setiap daerah. Jika Magelang dikenal dengan Kupat Tahu Pojok dan Kupat Tahu Pak Slamet, maka Kebumen memiliki Kupat Tahu Marto Dwiryo, sebuah tempat yang telah menjadi legendaris sejak tahun 1982.
Berlokasi di Pasar Kabekelan Prembun, atau yang lebih akrab disebut pasar Kulon, Kupat Tahu Marto Dwiryo telah menjadi ikon kuliner Kebumen. Tempat ini, yang terletak di sebelah barat pintu masuk pasar, bukan hanya mempertahankan kelezatan Kupat Tahu tradisional, tetapi juga menjadi saksi sejarah kuliner Kebumen yang diteruskan oleh generasi kedua, Bapak Suroto.
Kupat Tahu Marto Dwiryo memiliki dua cabang, salah satunya terletak di depan alun-alun Prembun, sedangkan yang lainnya berada di dalam Pasar Prembun, tepatnya di deretan ruko sebelah timur. Selama bertahun-tahun, tempat ini telah menjadi destinasi wajib bagi para pencinta kuliner yang menghargai cita rasa otentik dan tradisional.
Menu utama Kupat Tahu Marto Dwiryo menyajikan hidangan lezat dengan potongan kupat, tahu putih goreng berbentuk dadu, irisan kubis tipis-tipis, cambah, dan taburan bawang goreng sebagai pemanis hidangan. Tak hanya lezat, porsi yang disajikan juga cukup menggugah selera, dan yang menarik, semuanya hanya dengan harga 12 ribu rupiah.
Kelezatan Kupat Tahu Marto Dwiryo tidak hanya terletak pada kombinasi bahan utama, tetapi juga pada kecap homemade yang membedakannya. Kecap ini dibuat dari gula Jawa dan rempah-rempah khas, menjadi kunci rahasia cita rasa unik yang melekat pada hidangan mereka. Bahkan, tak jarang wisatawan dari luar kota maupun perantauan sengaja datang untuk membeli kecapnya sebagai oleh-oleh.
Keunikan lainnya terletak pada proses penyajian, khususnya dalam pembuatan bumbu kacang. Bumbu kacang diulek langsung menggunakan alas piring, dihaluskan dengan alat khas berupa 'Munthu' atau ulekan kayu yang dibuat dengan tangan oleh Bapak Suroto. Inilah yang memberikan sentuhan personal dan tradisional pada setiap hidangan Kupat Tahu Marto Dwiryo.
Selain Kupat Tahu, Marto Dwiryo juga menawarkan nasi rames dengan berbagai jenis sayuran, seperti sayur tahu, sayur daging, sayur telur, sayur jeroan sapi, dan lain sebagainya. Menu andalan mereka, 'Sego Babad', juga menjadi pilihan yang tak boleh dilewatkan bagi para pengunjung yang ingin merasakan keberagaman cita rasa khas Kebumen.
Dengan kekayaan cita rasa dan keunikan dalam penyajian, Kupat Tahu Marto Dwiryo tetap menjadi destinasi kuliner yang dicari oleh wisatawan dan warga setempat, menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap relevan dan terus diapresiasi hingga generasi-generasi berikutnya.
TERPOPULER
Nasi Penggel Pak Melan: Sarapan Khas Kebumen dengan Sensasi Nasi Bulat Legendaris
#Khas Kebumen
dibaca 488 X
Sambal Gami Resto Kebumen, Surganya Pecinta Pedas dengan Pilihan Sambal Khas Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 487 X
Sambel Juara, Spesialis Nasi Daun Jeruk yang Jadi Primadona Kuliner Malam di Kebumen
#Khas Kebumen
dibaca 477 X
Lesehan Warung Bamboe Kebumen, Favorit Keluarga dengan Cita Rasa Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 477 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (712post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (174post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Si Putih yang Manis dari Kecamatan Prembun
Polres Kebumen Bagikan Takjil dan Edukasi Kamtibmas di Alun-alun Pancasila
Cafe Ngisor Klopo, Tempat Nongkrong Baru Bernuansa Alam di Petanahan
Jatimulyo Green Kampoeng, Inovasi Desa Dorong Kerajinan Bambu Naik Kelas
BERITA LAINNYA
Kebumen Siap Tampilkan Pesona Budaya Lewat Pentas Duta Seni di TMII
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Pemerintah Kabupaten Kebumen akan kembali menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah melalui Pentas Duta Seni Kabupaten Kebumen yang dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah, tepatnya di Anjungan Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari...
Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 Dipadati Peserta, Warga Sebut Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS -Warga di Ambal Kebumen melaporkan tingginya antusiasme dalam ajang Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 yang digelar di Lapangan Krido Turonggo, Desa Kaibonpetangkuran, Kamis (26/3/2026). Sebanyak 162 ekor kuda dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil...
Warga Antusias, Car Free Night dan Wayang Orang Jadi Ruang Hiburan Sekaligus Pelestarian Budaya di Kebumen
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kabupaten Kebumen diperkirakan akan kembali memadati Alun-alun Kebumen dalam gelaran Car Free Night yang menghadirkan pementasan wayang orang dari Sanggar Budaya Larasati. Kegiatan ini dinilai masyarakat sebagai ruang hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga...
Sempor Diproyeksikan Bangkit: Warga Harap Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur Tepat Sasaran
#Pembangunan
KEBUMEN ON NEWS - Kecamatan Sempor diperkirakan akan menjadi fokus utama pembangunan Kabupaten Kebumen, menyusul tingginya angka kemiskinan di wilayah tersebut meski memiliki jumlah penduduk terbesar kedua. Hal ini mencuat dalam kegiatan halalbihalal pasca Idul Fitri 1447 Hijriah di...
Harapan Pendidikan Berkualitas dan Sejahtera Menguat
#Pendidikan
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menghadiri kegiatan silaturahmi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Gombong dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Gombong pada Sabtu, 28 Maret 2026,...
Siomay Sinar Senayan, Kuliner Favorit di Dekat Masjid Agung Kauman
#UMKM
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kauman dan sekitarnya mulai ramai merekomendasikan salah satu kuliner yang cukup populer, yakni Siomay Sinar Senayan yang berlokasi di sebelah Masjid Agung Kauman Kebumen. Dengan harga yang terjangkau, yakni Rp17.000 per porsi, siomay ini menjadi pilihan favorit...
Menjelajah Lantai Samudra yang Tersingkap
#Pariwisata
KEBUMEN ON NEWS - Pernahkah Anda membayangkan berjalan di atas dasar samudra tanpa harus menyelam? Di Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung, imajinasi itu menjadi nyata. Kawasan ini bukan sekadar destinasi wisata biasa, melainkan sebuah "mesin waktu" geologi...
