Sidomukti FC Juara Bintang Malam Cup 2018
Heri Agus Riyanto
Dibaca 1131x
2018-11-26 09:45:24
KEBUMEN ON NEWS - Gelar juara turnamen sepakbola Bintang Malam Cup 2018 akhirnya digenggam Sidomukti FC Adimulyo setelah mengandaskan perlawanan tuan rumah Rajawali Sruweng pada partai final, Minggu (04/11/2018) petang di lapangan Desa Sruweng Kecamatan Sruweng. Sidomukti FC menjadi juara berkat kemenangan 3-1 setelah kedua tim di waktu normal 2 x 30 menit. Atas keberhasilan ini, Sidomukti yang kemarin mengenakan kostum merah-hitam ini berhak atas Piala tetap dan uang pembinaan.
Pertandingan final yang dipadati ratusan penonton, berlangsung ketat sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit Hamdani SPd. Kedua tim saling memperagakan permainan cepat untuk memburu gol pembuka. Tapi Sidomukti yang tampil spartan, lebih mendominasi permainan. Tim yang di ketuai oleh Heri Agus yang juga salah satu Perangkat Desa Sidomukti ini tampil menekan dan bermain sangat agresif. Dua pemain sayap mereka, Kikin di sisi kiri dan Agus di sayap kanan, berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Rajawali yang digalang oleh Fandi. Sidomukti berhasil mencetak gol di menit-menit awal babak pertama. Melalui skema serangan dari sayap kiri, Rosid melepaskan umpan crossing ke dalam kotak pinalti. Kriting yang tidak terjaga berhasil membelokkan bola dengan kepala ke pojok kanan atas gawang yang tidak mampu diantisipasi kiper Rajawali, yang di kawal oleh Fajar. Tapi keunggulan ini tak bertahan lama. Lima menit berselang, tepatnya di menit 12, Rajawali sukses mencetak gol balasan lewat Faojan. Pemain jangkung ini lolos dari jebakan offside dan sukses meperdaya Pepen yang mencoba maju menyongsong bola. Setelah kedudukan imbang 1-1 permainan kembali menjadi seru. Namun di menit-menit akhir babak pertama Sidomukti kembali mampu mencetak gol, lagi-lagi melalui proses serangan dari sayap. Rosid kembali mengirim umpan silang ke kotak pinalti, Kikin yang muncul dari belakang mampu memanfaatkan dengan sundulan ke arah kanan gawang tanpa mampu diantisipasi Fajar. Skor berubah 2-1, dan skor tersebut menutup babak pertama.
Lepas turun minum, organisasi permainan Sidomukti tampak kelihatan lebih mendominasi. Rajawali yang berusaha mengejar ketertinggalan lebih mengandalkan serangan balik karena lini tengah lebih di dominasi tim lawan. Petaka justru menghampiri Rajawali ketika Rosid melakukan tendangan jarak jauh. Bola kencang yang sempat membentur tanah lagi-lagi gagal di antisipasi Fajar, skor berubah menjadi 3-1. Dan skor tersebut bertahan sampai wasit Hamdani membunyikan peluit panjang. Dengan kemenangan ini sidomukti berhasil menjadi juara mendapatkan piala tetap dan uang pembinaaan 4 juta rupiah sementara Rajawali yang menjadi runner up mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan 2,5 juta rupiah.
TERPOPULER
Sambal Gami Resto Kebumen, Surganya Pecinta Pedas dengan Pilihan Sambal Khas Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 493 X
Nasi Penggel Pak Melan: Sarapan Khas Kebumen dengan Sensasi Nasi Bulat Legendaris
#Khas Kebumen
dibaca 493 X
Lesehan Warung Bamboe Kebumen, Favorit Keluarga dengan Cita Rasa Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 482 X
Angkringan Mukti Kebumen, Hadirkan Suasana Santai dan Kuliner Tradisional Favorit Masyarakat
#Khas Kebumen
dibaca 463 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (712post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (174post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Si Putih yang Manis dari Kecamatan Prembun
Polres Kebumen Bagikan Takjil dan Edukasi Kamtibmas di Alun-alun Pancasila
Cafe Ngisor Klopo, Tempat Nongkrong Baru Bernuansa Alam di Petanahan
Jatimulyo Green Kampoeng, Inovasi Desa Dorong Kerajinan Bambu Naik Kelas
BERITA LAINNYA
Kebumen Siap Tampilkan Pesona Budaya Lewat Pentas Duta Seni di TMII
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Pemerintah Kabupaten Kebumen akan kembali menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah melalui Pentas Duta Seni Kabupaten Kebumen yang dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah, tepatnya di Anjungan Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari...
Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 Dipadati Peserta, Warga Sebut Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS -Warga di Ambal Kebumen melaporkan tingginya antusiasme dalam ajang Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 yang digelar di Lapangan Krido Turonggo, Desa Kaibonpetangkuran, Kamis (26/3/2026). Sebanyak 162 ekor kuda dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil...
Warga Antusias, Car Free Night dan Wayang Orang Jadi Ruang Hiburan Sekaligus Pelestarian Budaya di Kebumen
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kabupaten Kebumen diperkirakan akan kembali memadati Alun-alun Kebumen dalam gelaran Car Free Night yang menghadirkan pementasan wayang orang dari Sanggar Budaya Larasati. Kegiatan ini dinilai masyarakat sebagai ruang hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga...
Sempor Diproyeksikan Bangkit: Warga Harap Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur Tepat Sasaran
#Pembangunan
KEBUMEN ON NEWS - Kecamatan Sempor diperkirakan akan menjadi fokus utama pembangunan Kabupaten Kebumen, menyusul tingginya angka kemiskinan di wilayah tersebut meski memiliki jumlah penduduk terbesar kedua. Hal ini mencuat dalam kegiatan halalbihalal pasca Idul Fitri 1447 Hijriah di...
Harapan Pendidikan Berkualitas dan Sejahtera Menguat
#Pendidikan
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menghadiri kegiatan silaturahmi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Gombong dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Gombong pada Sabtu, 28 Maret 2026,...
Siomay Sinar Senayan, Kuliner Favorit di Dekat Masjid Agung Kauman
#UMKM
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kauman dan sekitarnya mulai ramai merekomendasikan salah satu kuliner yang cukup populer, yakni Siomay Sinar Senayan yang berlokasi di sebelah Masjid Agung Kauman Kebumen. Dengan harga yang terjangkau, yakni Rp17.000 per porsi, siomay ini menjadi pilihan favorit...
Menjelajah Lantai Samudra yang Tersingkap
#Pariwisata
KEBUMEN ON NEWS - Pernahkah Anda membayangkan berjalan di atas dasar samudra tanpa harus menyelam? Di Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung, imajinasi itu menjadi nyata. Kawasan ini bukan sekadar destinasi wisata biasa, melainkan sebuah "mesin waktu" geologi...
