UPB Kebumen Belajar Manajemen Pengelolaan Sampah
Aji
Dibaca 244x
2024-04-21 10:05:04
KEBUMEN ON NEWS - Sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia kompetitif dan berakhlak mulia, Universitas Putra Bangsa Kebumen tak hanya memberikan bekal tentang ilmu akademisi saja, namun juga tentang kepekaan terhadap lingkungan sosial. Salah satunya dengan belajar manajeman pengelolaan sampah.
Ilmu ini dinilai sangat penting, karna Sampah merupakan satu hal yang kerap menjadi permasalahan dilingkungan sekitar. Terlebih ketika momen Lebaran Idul Fitri. Timbunan sampah biasanya bertambah, namun banyak yang belum paham tentang cara pengelolaanya.
Topik ini menjadi materi khusus dalam acara Kuliah Umum yang diselenggarakan di Aula Kampus UPB, Jalan Ronggo Warsito Pejagoan Kebumen, Kamis 18 April 2024. Acara menghadirkan dua narasumber sekaligus, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri ST dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukinan Banyumas Sakty Suprabowo ST.
Kegiatan sekaligus digelar acara Halal bihalal seluruh Keluarga Besar UPB beserta mahasiswa. Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Prof. Dr. Slamet Ahmadi MM, Pembina Yayasan Pendidikan Putra bangsa Dr. Susanti Widhiastuti SE,MM, Bendahara Yayasan Moh Amirudin SIP MM, Rektor UPB Dr. Gunarso Wiwoho, SE.MM serta sejumlah mahasiwa.
Halal bihalal ditandai dengan penyampaikan Ikrar oleh Dr. Irfan Helmy, MM mewakili Civitas Akademika UPB dan diterima H. Moh Amirudin, S.IP., MM mewakili pengurus Yayasan. Sedangkan kuliah umum dimoderatori oleh Dr. Prihartini Busi Astuti SE, M.SC, dengan mengangkat tema Sosialisasi tentang Peran serta Masyarakat dalam mengelola sampah, dan Pembangunan Infrastruktur desa.
Disela sela kegiatan, Prof. Dr. Slamet Ahmadi MM, mengatakan alasan mengundang narasumber dari Banyumas. Alasanya yaitu karena ternyata Kapupaten Banyumas masuk dalam kategori sukses mengelola sampah tingkat nasional.
Kemudian narasumber dari Dinas Perumahan Rakyat Banyumas. Disini akan belajar menata lingkungan sosial.
‘’Jadi Narasumber ini sudah kerap diundang oleh berbagai tempat untuk memaparkan apa strategi dan manajemen pengelolaan sampah di Banyumas sehingga bisa masuk sebagai kapupaten yang mampu mengelola sampah dikategorikan sangat baik secara nasional,’’ujar Profesor Ahmadi.
Alasan lain memprioritaskan Kapupaten Banyumas, karna Universitas Putra Bangsa bukan hanya berada di Kabupaten Kebumen saja. Namun juga ada kampus dua juga di Kapupaten Banyumas. Dimana, dalam waktu dekat akan segera dibangun dan saat ini sedang proses IMB.
‘’Jadi di sana sudah ada lahan 12 ribu meter yang siap dibangun menjadi kampus dua Universitas Putra Bangsa di daerah Kemranjen Banyumas, dan saat ini sedang proses IMB,’’jelasnya.
Lebih Jauh menuruh Prof Ahmadi, sampah merupakan satu hal yang sangat penting dan kerap menimbulkan permasalahan di masyarakat. Timbunan sampah kerap terjadi, khususnya setiap lebaran dan kegiatan rutin lainya.
‘’ Permasalahan sampah kerap muncul misal ketika menghadapi lebaran, timbunan sampah yang luar biasa besar. Dan ini terjadi setiap tahun. Apalagi kota makin besar, makin maju, timbunan sampah biasanya juga makin luar biasa besar,’’ucapnya.
Ahmadi menuturkan penyampaikan narasumber bahwa di daerah Banyumas kurang lebih bisa menampung 500 ton sampah per hari. Sedangkan khusus di kota Purwokerto saja sudah bisa menampung sampah 200 ton tiap hari.
‘’Nah, tentu kalau dikategorikan sebagai daerah yang berhasil mengelola sampah di level nasional berarti ada best practice ya, praktek baik yang biasa dilakukan yang bisa dicontoh oleh masyarakat kebumen pada umumnya dan khususnya kebijakan-kebijakan oleh pemerintah daerah nantinya,’’imbuhnya.
Untuk itu, melalui kuliah Umum ini Ahmadi berharap nantinya bisa mencontoh sesuatu yang baik dari daerah lain agar dipraktikan di Kebumen, khususnya di Kampus. Meskipun ia menilai saat ini kebumen juga sudah mampu mengelola sampah dengan baik, namun tidak salah ketika ada yang lebih bagus maka perlu belajar dari orang yang mampu mengelola dengan lebih baik lagi.
‘’Dengan kuliah umum ini kami beharap nantinya bisa mencontoh sesuatu yang baik dari orang lain atau dari daerah lain. Jadi ketika Banyumas dikatakan sebagai daerah yang mampu mengelola dengan sangat baik, maka kita harus mencontoh juga. Karena kalau tidak mampu mencontoh yang sangat baik, bisa jadi kita nanti akan punya masalah di masa yang akan datang,’’katanya.
Ahmadi menyatakan, kedepan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi pentingnya melakukan manajemen pengelolaan sampah yang bagus. Termasuk melakukan edukasi-edukasi kepada masyarakat melalui pengabdian para dosen dan mahasiswa.
‘’ Kedepan kami juga akan melakukan sosialisasi pentingnya melakukan manajemen pengelolaan sampah yang bagus. Termasuk edukasi-edukasi kepada masyarakat melalui pengabdian masyarakat para dosen dan mahasiswa,’’jabarnya.
Disisi lain, Ahmadi mengungkapkan, kegiatan sekaligus mengumpulkan dosen-dosen yang sedang mengikuti program S3 di beberapa kampus terbaik. Diantaranya di UNS Solo, di Universitas Islam Yogyakarta, dan Universitas Jendral soedirman purwokerto.
Melalui acara ini para dosen dminta melaporkan tentang progres pencapaian dalam mengikuti program S3 dan proyeksi kapan mereka bisa lulus.
Kemudian kegiatan silaturahmi seluruh civitas akademik, antara yayasan rektorat dan dosen serta diikuti oleh beberapa masyarakat Universitas Putra Bangsa. Kegiatan ini rutin ddigelar setiap tahun setelah lebaran idul fitri.
Dikatakan, saat ini ada 10 dosen yang sedang menempuh program S3. Sementara yang sudah lulus dari sebelumnya ada 7 dosen, kini bertambah 2 orang dari yaysan.
‘’Jadi sebenarnya ada 10 tambah 7 dan 2. Jadi ada 19 dosen disini. Dan yang sudah selesai ada 9 dan yang sedang menempuh ada 10. InsyaAllah tahun depan, karena 10 yang tadi melaporkan itu semua teori sudah selesai, tinggal proses menyusun desertasi. Jadi tahun 2025, tahun 2026, insyaAllah Doktor kita sudah di atas 15 yang selesai. Hanya beberapa yang mungkin baru selesai di tahun 2027,’’paparnya.
Ahmadi juga menawarkan kembali kepada dosen-dosen yang belum menempuh S3 untuk siap-siap mendaftarkan diri. Ini karena dosen-dosen yang sekarang menempuh teori telah habis. Untuk itu sudah bisa disusul lagi oleh dosen-dosen yang berminat untuk lanjut ke program S3.
Dalam mengikuti program S3, dosen-dosen Universitas Petra bangsa ada beberapa skema. Yang pertama adalah yang mengikuti program UNDP dari Pemerintah dan nantinya kuliah bisa dibayai penuh oleh negara.
Kemudian yang kedua adalah mereka yang dibiayai penuh oleh Universitas Putra bangsa atau kampus. Ketiga adalah yang biaya kampus dan juga biaya mandiri.
‘’ Apa perbedaannya? Yang pertama adalah yang dapat biaya siswa dibayai Pemerintah, tentu dibayai oleh Pemerintah. Tapi yang kedua, bagi dosen-dosen senior yang sudah cukup lama mengabdi di sini, itu dibayai oleh kampus 100%. Tapi kalau dosen pemula, dia kepengen S3, sementara belum diterima sebagai mahasiswa yang dapat biaya siswa, maka dibayai kampus sebagian, biaya mandiri sebagian.’’pungkasnya.
TERPOPULER
Nasi Penggel Pak Melan: Sarapan Khas Kebumen dengan Sensasi Nasi Bulat Legendaris
#Khas Kebumen
dibaca 483 X
Sambal Gami Resto Kebumen, Surganya Pecinta Pedas dengan Pilihan Sambal Khas Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 481 X
Lesehan Warung Bamboe Kebumen, Favorit Keluarga dengan Cita Rasa Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 472 X
Sambel Juara, Spesialis Nasi Daun Jeruk yang Jadi Primadona Kuliner Malam di Kebumen
#Khas Kebumen
dibaca 471 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (712post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (174post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Si Putih yang Manis dari Kecamatan Prembun
Polres Kebumen Bagikan Takjil dan Edukasi Kamtibmas di Alun-alun Pancasila
Cafe Ngisor Klopo, Tempat Nongkrong Baru Bernuansa Alam di Petanahan
Jatimulyo Green Kampoeng, Inovasi Desa Dorong Kerajinan Bambu Naik Kelas
BERITA LAINNYA
Kebumen Siap Tampilkan Pesona Budaya Lewat Pentas Duta Seni di TMII
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Pemerintah Kabupaten Kebumen akan kembali menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah melalui Pentas Duta Seni Kabupaten Kebumen yang dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah, tepatnya di Anjungan Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari...
Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 Dipadati Peserta, Warga Sebut Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS -Warga di Ambal Kebumen melaporkan tingginya antusiasme dalam ajang Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 yang digelar di Lapangan Krido Turonggo, Desa Kaibonpetangkuran, Kamis (26/3/2026). Sebanyak 162 ekor kuda dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil...
Warga Antusias, Car Free Night dan Wayang Orang Jadi Ruang Hiburan Sekaligus Pelestarian Budaya di Kebumen
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kabupaten Kebumen diperkirakan akan kembali memadati Alun-alun Kebumen dalam gelaran Car Free Night yang menghadirkan pementasan wayang orang dari Sanggar Budaya Larasati. Kegiatan ini dinilai masyarakat sebagai ruang hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga...
Sempor Diproyeksikan Bangkit: Warga Harap Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur Tepat Sasaran
#Pembangunan
KEBUMEN ON NEWS - Kecamatan Sempor diperkirakan akan menjadi fokus utama pembangunan Kabupaten Kebumen, menyusul tingginya angka kemiskinan di wilayah tersebut meski memiliki jumlah penduduk terbesar kedua. Hal ini mencuat dalam kegiatan halalbihalal pasca Idul Fitri 1447 Hijriah di...
Harapan Pendidikan Berkualitas dan Sejahtera Menguat
#Pendidikan
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menghadiri kegiatan silaturahmi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Gombong dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Gombong pada Sabtu, 28 Maret 2026,...
Siomay Sinar Senayan, Kuliner Favorit di Dekat Masjid Agung Kauman
#UMKM
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kauman dan sekitarnya mulai ramai merekomendasikan salah satu kuliner yang cukup populer, yakni Siomay Sinar Senayan yang berlokasi di sebelah Masjid Agung Kauman Kebumen. Dengan harga yang terjangkau, yakni Rp17.000 per porsi, siomay ini menjadi pilihan favorit...
Menjelajah Lantai Samudra yang Tersingkap
#Pariwisata
KEBUMEN ON NEWS - Pernahkah Anda membayangkan berjalan di atas dasar samudra tanpa harus menyelam? Di Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung, imajinasi itu menjadi nyata. Kawasan ini bukan sekadar destinasi wisata biasa, melainkan sebuah "mesin waktu" geologi...
