UPB Kebumen Belajar Manajemen Pengelolaan Sampah
Aji
Dibaca 283x
2024-04-21 10:05:04
KEBUMEN ON NEWS - Sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia kompetitif dan berakhlak mulia, Universitas Putra Bangsa Kebumen tak hanya memberikan bekal tentang ilmu akademisi saja, namun juga tentang kepekaan terhadap lingkungan sosial. Salah satunya dengan belajar manajeman pengelolaan sampah.
Ilmu ini dinilai sangat penting, karna Sampah merupakan satu hal yang kerap menjadi permasalahan dilingkungan sekitar. Terlebih ketika momen Lebaran Idul Fitri. Timbunan sampah biasanya bertambah, namun banyak yang belum paham tentang cara pengelolaanya.
Topik ini menjadi materi khusus dalam acara Kuliah Umum yang diselenggarakan di Aula Kampus UPB, Jalan Ronggo Warsito Pejagoan Kebumen, Kamis 18 April 2024. Acara menghadirkan dua narasumber sekaligus, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri ST dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukinan Banyumas Sakty Suprabowo ST.
Kegiatan sekaligus digelar acara Halal bihalal seluruh Keluarga Besar UPB beserta mahasiswa. Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Prof. Dr. Slamet Ahmadi MM, Pembina Yayasan Pendidikan Putra bangsa Dr. Susanti Widhiastuti SE,MM, Bendahara Yayasan Moh Amirudin SIP MM, Rektor UPB Dr. Gunarso Wiwoho, SE.MM serta sejumlah mahasiwa.
Halal bihalal ditandai dengan penyampaikan Ikrar oleh Dr. Irfan Helmy, MM mewakili Civitas Akademika UPB dan diterima H. Moh Amirudin, S.IP., MM mewakili pengurus Yayasan. Sedangkan kuliah umum dimoderatori oleh Dr. Prihartini Busi Astuti SE, M.SC, dengan mengangkat tema Sosialisasi tentang Peran serta Masyarakat dalam mengelola sampah, dan Pembangunan Infrastruktur desa.
Disela sela kegiatan, Prof. Dr. Slamet Ahmadi MM, mengatakan alasan mengundang narasumber dari Banyumas. Alasanya yaitu karena ternyata Kapupaten Banyumas masuk dalam kategori sukses mengelola sampah tingkat nasional.
Kemudian narasumber dari Dinas Perumahan Rakyat Banyumas. Disini akan belajar menata lingkungan sosial.
‘’Jadi Narasumber ini sudah kerap diundang oleh berbagai tempat untuk memaparkan apa strategi dan manajemen pengelolaan sampah di Banyumas sehingga bisa masuk sebagai kapupaten yang mampu mengelola sampah dikategorikan sangat baik secara nasional,’’ujar Profesor Ahmadi.
Alasan lain memprioritaskan Kapupaten Banyumas, karna Universitas Putra Bangsa bukan hanya berada di Kabupaten Kebumen saja. Namun juga ada kampus dua juga di Kapupaten Banyumas. Dimana, dalam waktu dekat akan segera dibangun dan saat ini sedang proses IMB.
‘’Jadi di sana sudah ada lahan 12 ribu meter yang siap dibangun menjadi kampus dua Universitas Putra Bangsa di daerah Kemranjen Banyumas, dan saat ini sedang proses IMB,’’jelasnya.
Lebih Jauh menuruh Prof Ahmadi, sampah merupakan satu hal yang sangat penting dan kerap menimbulkan permasalahan di masyarakat. Timbunan sampah kerap terjadi, khususnya setiap lebaran dan kegiatan rutin lainya.
‘’ Permasalahan sampah kerap muncul misal ketika menghadapi lebaran, timbunan sampah yang luar biasa besar. Dan ini terjadi setiap tahun. Apalagi kota makin besar, makin maju, timbunan sampah biasanya juga makin luar biasa besar,’’ucapnya.
Ahmadi menuturkan penyampaikan narasumber bahwa di daerah Banyumas kurang lebih bisa menampung 500 ton sampah per hari. Sedangkan khusus di kota Purwokerto saja sudah bisa menampung sampah 200 ton tiap hari.
‘’Nah, tentu kalau dikategorikan sebagai daerah yang berhasil mengelola sampah di level nasional berarti ada best practice ya, praktek baik yang biasa dilakukan yang bisa dicontoh oleh masyarakat kebumen pada umumnya dan khususnya kebijakan-kebijakan oleh pemerintah daerah nantinya,’’imbuhnya.
Untuk itu, melalui kuliah Umum ini Ahmadi berharap nantinya bisa mencontoh sesuatu yang baik dari daerah lain agar dipraktikan di Kebumen, khususnya di Kampus. Meskipun ia menilai saat ini kebumen juga sudah mampu mengelola sampah dengan baik, namun tidak salah ketika ada yang lebih bagus maka perlu belajar dari orang yang mampu mengelola dengan lebih baik lagi.
‘’Dengan kuliah umum ini kami beharap nantinya bisa mencontoh sesuatu yang baik dari orang lain atau dari daerah lain. Jadi ketika Banyumas dikatakan sebagai daerah yang mampu mengelola dengan sangat baik, maka kita harus mencontoh juga. Karena kalau tidak mampu mencontoh yang sangat baik, bisa jadi kita nanti akan punya masalah di masa yang akan datang,’’katanya.
Ahmadi menyatakan, kedepan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi pentingnya melakukan manajemen pengelolaan sampah yang bagus. Termasuk melakukan edukasi-edukasi kepada masyarakat melalui pengabdian para dosen dan mahasiswa.
‘’ Kedepan kami juga akan melakukan sosialisasi pentingnya melakukan manajemen pengelolaan sampah yang bagus. Termasuk edukasi-edukasi kepada masyarakat melalui pengabdian masyarakat para dosen dan mahasiswa,’’jabarnya.
Disisi lain, Ahmadi mengungkapkan, kegiatan sekaligus mengumpulkan dosen-dosen yang sedang mengikuti program S3 di beberapa kampus terbaik. Diantaranya di UNS Solo, di Universitas Islam Yogyakarta, dan Universitas Jendral soedirman purwokerto.
Melalui acara ini para dosen dminta melaporkan tentang progres pencapaian dalam mengikuti program S3 dan proyeksi kapan mereka bisa lulus.
Kemudian kegiatan silaturahmi seluruh civitas akademik, antara yayasan rektorat dan dosen serta diikuti oleh beberapa masyarakat Universitas Putra Bangsa. Kegiatan ini rutin ddigelar setiap tahun setelah lebaran idul fitri.
Dikatakan, saat ini ada 10 dosen yang sedang menempuh program S3. Sementara yang sudah lulus dari sebelumnya ada 7 dosen, kini bertambah 2 orang dari yaysan.
‘’Jadi sebenarnya ada 10 tambah 7 dan 2. Jadi ada 19 dosen disini. Dan yang sudah selesai ada 9 dan yang sedang menempuh ada 10. InsyaAllah tahun depan, karena 10 yang tadi melaporkan itu semua teori sudah selesai, tinggal proses menyusun desertasi. Jadi tahun 2025, tahun 2026, insyaAllah Doktor kita sudah di atas 15 yang selesai. Hanya beberapa yang mungkin baru selesai di tahun 2027,’’paparnya.
Ahmadi juga menawarkan kembali kepada dosen-dosen yang belum menempuh S3 untuk siap-siap mendaftarkan diri. Ini karena dosen-dosen yang sekarang menempuh teori telah habis. Untuk itu sudah bisa disusul lagi oleh dosen-dosen yang berminat untuk lanjut ke program S3.
Dalam mengikuti program S3, dosen-dosen Universitas Petra bangsa ada beberapa skema. Yang pertama adalah yang mengikuti program UNDP dari Pemerintah dan nantinya kuliah bisa dibayai penuh oleh negara.
Kemudian yang kedua adalah mereka yang dibiayai penuh oleh Universitas Putra bangsa atau kampus. Ketiga adalah yang biaya kampus dan juga biaya mandiri.
‘’ Apa perbedaannya? Yang pertama adalah yang dapat biaya siswa dibayai Pemerintah, tentu dibayai oleh Pemerintah. Tapi yang kedua, bagi dosen-dosen senior yang sudah cukup lama mengabdi di sini, itu dibayai oleh kampus 100%. Tapi kalau dosen pemula, dia kepengen S3, sementara belum diterima sebagai mahasiswa yang dapat biaya siswa, maka dibayai kampus sebagian, biaya mandiri sebagian.’’pungkasnya.
TERPOPULER
Hobi Jadi Peluang Usaha, Warga Kalibagor Sukses Kembangkan Bisnis Aquarium
#Khas Kebumen
dibaca 170 X
Bupati Kebumen Terima Audiensi KKP, Bahas Perpanjangan Izin BUBK dan Optimalisasi Aset Daerah
#Lingkungan Hidup
dibaca 166 X
Pemkab Kebumen Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Kembali Raih Opini WTP
#Khas Kebumen
dibaca 140 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (727post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (180post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Hobi Jadi Peluang Usaha, Warga Kalibagor Sukses Kembangkan Bisnis Aquarium
Lanting Gaplek Khas Kutowinangun, Warisan Rasa yang Tetap Bertahan
Pemkab Kebumen Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Kembali Raih Opini WTP
Sugeng Wibawa Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kebumen Pengganti Antar Waktu
BERITA LAINNYA
Raih 51 Medali di POPDA Jateng 2026, Kontingen Kebumen Dipulangkan Pakai Bus Besar dan Elf sebagai Apresiasi
#Olahraga
KEBUMEN ON NEWS - Kontingen Kabupaten Kebumen yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026 mulai bertolak kembali ke kampung halaman pada Sabtu malam, 5 September 2026. Kepulangan para atlet pelajar ini difasilitasi dengan...
Sebanyak 350 Pesilat dari Berbagai Kelompok Usia Ramaikan Kabumian Open Championship 3
#Olahraga
KEBUMEN ON NEWS - Sebanyak 350 pesilat dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Kabumian Open Championship 3 yang berlangsung di GOR SMK TKM Pertambangan Kebumen. Rangkaian kompetisi yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)...
Banggar Dorong Pemkab Kebumen Kurangi Ketergantungan Dana Transfer yang Capai 80 Persen
#Keuangan
KEBUMEN ON NEWS - Struktur pendapatan daerah Kabupaten Kebumen dinilai masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi sorotan utama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kebumen dalam Rapat Paripurna ke-173 yang digelar pada Senin, 7...
Alun-Alun Pancasila Hangat, Wakil Bupati Zaeni Miftah Saksikan Kolaborasi Musik Keroncong dan Biola di Car Free Night
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS - Alun-Alun Pancasila Kebumen dipadati oleh ribuan masyarakat yang antusias menikmati gelaran Pentas Seni Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam, 5 September 2026. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati...
Rawat Tradisi Budaya Jawa, Permadani Kebumen Gelar Budaya Tampilkan Pusaka hingga Kesenian Tradisional
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS - Paguyuban Alumni Permadani Lintas Bergada Kabupaten Kebumen menggelar kegiatan gelar budaya di Pendopo Sosro Gumelar, Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengenalkan sekaligus...
Pantau Progres Sejumlah Infrastruktur Strategis, Bupati Kebumen Pastikan Pembangunan Tepat Waktu
#Pekerjaan Umum
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Sekretaris Daerah Edi Rianto, para asisten sekda, kepala OPD, dan kepala bagian melakukan monitoring terhadap sejumlah pembangunan dan penanganan infrastruktur strategis di Kabupaten Kebumen, Senin (14/9/2026)....
Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Bupati Kebumen Dorong Penguatan Pengawasan Pemerintahan Desa
#Kepegawaian
KEBUMEN ON NEWS - Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa melalui peningkatan fungsi pengawasan di tingkat desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan...
