INDUSTRI GERABAH GEBANGSARI
Budi Ristyanto
Dibaca 742x
2017-11-06 08:11:19
KEBUMEN ON NEWS - Product lokal daerah, yang akan kami ulas dalam kesempatan ini adalah "GERABAH TANAH LIAT GEBANGSARI". Bukan hanya semata-mata dinilai dari nilai rupiah suatu produk gerabah dibuat, namun di dalamnya mengandung unsur sebuah karya budaya, oleh karena gerabah merupakan karya warisan dari para leluhur Desa Gebangsari ratusan tahun yang silam.
Tidak henti-hentinya Pemerintah Desa bersama dengan Dinas-Dinas yang terkait dalam bidang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat memberi suport, dukungan dan pelatihan-pelatihan pembuatn gerabah. Berbagai upaya dilakukan diantaranya menghantarkan para pengrajin gerabah mengikuti pelatihan ke daerah lain sesama daerah pemroduksi gerabah. Hal tersebut dilakukan agar para pengrajin gerabah tetap bertahan dan berinovasi melalui beragam bentuk yang menarik, penggarapan finishing yang lebih baik lagi untuk memicu ketertarikan konsumen gerabah.
Di Desa Gebangsari saat ini terdapat 40 Rumah tangga pemroduksi gerabah, jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan 50 tahun lalu, dimana pada saat itu terdapat ratusan rumah tangga produksi. Hal tersebut dikarenakan banyaknya masyarakat yg kini beralih ke penggunaan peralatan modern, praktis, ringan dan anti pecah yakni perabotan-perabotan rumah tangga berbahan plastik dan logam, sehingga permintaan pasar gerabah menurun drastis. Namun sebenarnya bila dikaji secara ilmiah penggunaan perabotan gerabah inilah yang paling sehat, bebas racun, tidak terkontaminasi unsur plastik dan logam, tanpa bahan pengawet, sehingga yang pasti bebas racun.
Dilihat dari segi ekonomi harga gerabah cenderung lebih ekonomis, harga yang murah terjangkau di semua kalangan, kalangan ekonomi tingkat bawah sekalipun tidak merasa kemahalan. Kecuali gerabah yang mengandung unsur seni seperti hiasan interior rumah (Guci) dan hiasan yang lainnya. Harga perabotan dapur dalam kisaran Rp. 5.000,- sampai dengan Rp.35.000,- tergantung besar kecilnya gerabah, sangat berbeda dengan harga Guci yang dipoles sebagai karya seni dengan harga Rp.100.000,- sampai dengan Rp.500.000,-.
Dari harga yang murah tersebut pengrajin gerabah sudah pasti mengeluh, karena tidak seimbang dengan proses produksi yang memakan waktu lama, 7 hari proses pembuatan gerabah hingga siap dijual. Mulai dari penggalian tanah, mengolah (meluluh) tanah, membuat bentuk, menjemur, menghaluskan, menjemur lagi hingga siap bakar. Dalam proses tersebut juga menyiapkan bahan pembakaran gerabah.
Pembakaran gerabah menggunakan jerami, yang sebelumnya sudah dibakar sebagai pemanasan gerabah yang istilahnya "dibregudug" yaitu dibakar menggunakan sampah daun bambu dan daun pisang yang kering (klaras). Setelah itu barulah gerabah ditata bertumpuk dan dibakar menggunakan jerami hingga merah matang. Pemanfaatan daun bambu sebagai pembakar gerabah sangat berguna juga bagi lingkungan karena akan membuat lingkungan sekitar menjadi lebih bersih.
Demikianlah Desa Gebangsari kini menjadi Kampung Wisata Gerabah, banyak orang berkunjung, para siswa, kelompok dan komunitas-komunitas lainnya, berjalan-jalan di Gebangsari, bertanya dan mengobservasi, praktek membuat gerabah, belanja gerabah dan lain sebagainya. Sebagai wujud Pemerintah Desa dalam berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gebangsari pada umumnya. Desa Gebangsari emoga semakin maju.(admin-br)
TERPOPULER
Sempor Diproyeksikan Bangkit: Warga Harap Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur Tepat Sasaran
#Pembangunan
dibaca 67 X
Polres Kebumen Bagikan Takjil dan Edukasi Kamtibmas di Alun-alun Pancasila
#Khas Kebumen
dibaca 66 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (712post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (180post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Masjid Ar Rahman Kauman Gombong Diprediksi Kian Menjadi Destinasi Singgah Favorit Musafir dan Warga
400 Peserta Ramaikan Fun Run 5K dan Race 10K
Jelang Idul adha 2026, Pasar Hewan Argopeni Mulai Ramai Pedagang
Warga Antusias, Greenhouse Melon Hidroponik Desa Sidayu Jadi Harapan Baru Ketahanan Pangan dan Agrowisata
BERITA LAINNYA
Wisata Air Pejengkolan Fun Tubing Resmi Dibuka
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS - Pemerintah Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, terus berupaya mengembangkan potensi lokal sebagai sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan destinasi wisata air Pejengkolan Fun Tubing yang...
Gelar Khotmil Quran dan Resmikan Masjid Baru, Ratusan Warga Bonorowo Padati Acara Pujodadi Bersholawat
#Sosial
KEBUMEN ON NEWS - Ratusan jemaah menghadiri dan memadati kegiatan keagamaan bertajuk "Pujodadi Bersholawat" yang diselenggarakan di Masjid Baitur Rohmah, Desa Pujodadi, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen pada Sabtu malam (30/5/2026). ...
Asah Keberanian dan Bakat Anak, Puluhan Siswa TK Pertiwi Sukses Gelar Kirab Drumband
#Pendidikan
KEBUMEN ON NEWS - Puluhan anak-anak dari Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi Kebumen sukses memukau masyarakat dalam kegiatan Kirab Drumband yang digelar di kawasan utara Alun-alun Pancasila Kebumen pada Minggu pagi (31/5/2026). Acara yang berlangsung meriah ini diselenggarakan sebagai...
Polres Kebumen mengadakan Tournament Lawet MLBB Cup Season 3
#Pendidikan
KEBUMEN ON NEWS - Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, menghadiri pembukaan kompetisi olahraga elektronik bertajuk Tournament Lawet MLBB (Mobile Legends: Bang Bang) Cup Season 3 yang diinisiasi oleh Kepolisian Resor (Polres) Kebumen. Acara tersebut...
IMAP Kebumen Tebar 150 Hewan Qurban untuk Pemerataan Kesejahteraan
#Sosial
KEBUMEN ON NEWS - Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, bersama mantan Wakil Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, menghadiri acara seremonial tebar 150 hewan qurban yang diinisiasi oleh Ikatan Mahasiswa dan Alumni Santri Kebumen (IMAP Kebumen). Kegiatan tersebut berpusat ...
Anyaman Pandan Kebumen Tembus Pasar Dunia, Usaha Danang Sudrajat Terus Berkembang
#UMKM
KEBUMEN ON NEWS -Kerajinan anyaman pandan asal Kebumen diproyeksikan akan semakin dikenal di pasar internasional seiring berkembangnya usaha yang dirintis oleh Danang Sudrajat sejak tahun 2019. Berawal dari usaha rumahan dengan modal hanya Rp500 ribu, kini produk...
"Brahma" sapi Peranakan Ongole (PO) bantuan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto
#Sosial
KEBUMEN ON NEWS - Masjid Nurrohman yang terletak di Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, resmi menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Hewan kurban berjenis Peranakan Ongole (PO) yang diberi...
