Selamat datang di website Kebumen On News - Berita Terupdate Dari Warga Desa di Kabupaten Kebumen -|-

Sejarah Desa Tepakyang Adimulyo dan Sosok Mbah Capati

Reni Arum

Dibaca 695x

2024-10-31 14:35:49

#

KEBUMEN ON NEWS - Desa Tepakyang, yang terletak di Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, memiliki sejarah panjang dan kaya akan budaya. Salah satu tokoh yang sangat dikenal di desa ini adalah Mbah Capati, yang namanya kerap muncul dalam cerita rakyat setempat.

Dilansir dari website remsi Desa Tepakyang Adimulyo menyebutkan, pada Jaman dahulu Desa Tepakyang berupa hutan belantara. Suatu ketika datang seorang yang sakti dan bijaksana yang bernama mbah Capati yang berasal dari keraton Yogyakarta, beliau salah seorang keturunan dari Sultan Agung.

Mbah Capati datang ke Tepakyang karena adanya suatu peristiwa. Sebelum diberi nama Tepakyang bernama Desa Sumberaji karena terkenal dengan kesaktian dan ilmu Agama yang merata tetapi setelah adanya bekas telapak kaki seorang tokoh pewayangan yang gagah berani pangeran werkudara, mitosnya adalah terdapatnya saluran yang tidak pernah tertutup.

Wilayah Tepakyang dahulu meliputi dari daerah/dukuh Wates, Jetis, Kaum, Kedoya Kebon, Tugu, Gebang, Tambak dan Karang pencil, dan dahulu sampai sekarang bila ada kematian dikubur di makam Ketos wilayah Tepakyang, dank arena adanya suatu ketertiban dan keadministrasian wilayah dalam pemekaran wilayah sehingga wilayah Tugu dan tambak serta karang pencil menjadi wilayah Desa Sugihwaras.

Untuk itu, sekarang wilayah Desa Tepakyang hanya menjadi 7 wilayah yaitu Wates, Jetis, Kedoya, Kaum, Kebon Wetan, Kebon Kulon dan Tugu gebang yang berbatasan dengan desa Adiluhur.

Dari perhitungan waktu yang cukup lama sampai terbentuknya Desa ini tentunya banyak  proses yang telah dilalui demi meningkatkan kualitas pembangunan mental maupun spiritual.

Terkait dengan itu di Desa Tepakyang sudah sejak dulu bahwa untuk mewujudkan suatu cita-cita/membangun Desa berdasarkan musyawarah yang pelaksanaannya secara gotong-royong seperti iuran (uang), tenaga, material, konsumsi dan tidak kalah pentingnya menyumbangkan pikiran.

Namun sampai pada masa Orde Baru kegiatan gotong-royong atau bentuk swadaya atau sebutan lain semakin menurun terbukti bahwa untuk jenis-jenis pungutan wajib dari Pemerintah seperti PBB atau jenis pungutan dari Pemerintah Desa yang telah dimasukkan dalam Peraturan Desa perhatiannya sudah mulai berkurang.

Menghadapi kenyataan tersebut Pemerintahan Desa Tepakyang melalui usaha pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan yang ada di Desa ,sedikit demi sedikit berhasil menumbuhkan kembali sifat dan rasa gotong-royong masyarakat Desa yang berdampak positif terhadap proses pembangunan ekonomi sosial desa Tepakyang.

BERITA LAINNYA


Bupati Kebumen Terima Audiensi KKP, Bahas Perpanjangan Izin BUBK dan Optimalisasi Aset Daerah

#Lingkungan Hidup

KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menerima audiensi Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP di ruang kerjanya, Kompleks Pendopo Kabumian, Selasa, 30 Juni 2026. Pertemuan yang dihadiri Asisten Perekonomian ...


Pemeliharaan Berkala Jalan Meles–Banjareja Rampung, Warga Rasakan Manfaatnya

#Lalu Lintas

KEBUMEN ON NEWS - Proyek pemeliharaan berkala ruas Jalan Meles–Banjareja di Kabupaten Kebumen telah rampung dikerjakan. Perbaikan infrastruktur tersebut disambut positif oleh masyarakat karena dinilai mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan...


Hobi Jadi Peluang Usaha, Warga Kalibagor Sukses Kembangkan Bisnis Aquarium

#Khas Kebumen

KEBUMEN ON NEWS - Hobi memelihara ikan hias membawa berkah bagi Muksinaji, warga Desa Kalibagor, Kecamatan Kebumen. Berawal dari kegemaran membuat aquarium untuk koleksi pribadi, kini ia berhasil mengembangkan usaha pembuatan aquarium yang melayani pesanan dari...


Lanting Gaplek Khas Kutowinangun, Warisan Rasa yang Tetap Bertahan

#Khas Kebumen

KEBUMEN ON NEWS - Di tengah menjamurnya camilan modern, Tolingah, warga Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, tetap setia mempertahankan usaha lanting gaplek yang telah diwariskan keluarganya selama puluhan tahun. Usaha...


Penguatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna Kecamatan Poncowarno Digelar di Rahayu River Tubing

#Informasi

KEBUMEN ON NEWS - Kecamatan Poncowarno menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Tahun 2026 yang diikuti oleh perwakilan Karang Taruna dari 11 Desa se-Kecamatan Poncowarno kamis 25/6/2026 di Kawasan obyek wisata Rahayu River Tubing Kebumen....


Bupati Kebumen Perkuat Sinergi dengan Rutan Kelas IIB Kebumen

#Informasi

KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen Lilis Nuryani menerima audiensi Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen, Heri Mujiono, di Rumah Berdaya, Senin, 29 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus...


Pemkab Kebumen Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Kembali Raih Opini WTP

#Khas Kebumen

KEBUMEN ON NEWS - DPRD Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin, 29 Juni 2026. Dalam rapat yang...


Anda ingin menjadi contributor
di Kebumen On News ?

Daftar On News