Kelompok Tani Sanggar Tirta Ikut dalam Sosialisasi Sistem Pertanian Cerdas yang Ramah Ilkim
Dwi Susanto
Dibaca 358x
2022-06-09 11:41:19
KEBUMEN ON NEWS - Kelompok Tani Sanggar Tirta yang berada di Desa Klepusanggar Kecamatan Sruweng, mengikuti Sosialisasi CSA (Climate Smart Agriculture) atau Sistem Pertanian Cerdas yang Ramah Iklim melalui Program SIMURP (Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project) atau Modernisasi Irigasi Strategis dan Program Rehabilitasi Mendesak, pada Selasa (07/06/2022) di Balai Desa Klepusanggar. Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sruweng ini, dimulai pukul 09.00 WIB, dan turut dihadiri Kepala Desa Klepusanggar Handoko. Disampaikan oleh Kepala Desa Klepusanggar Handoko, bahwa pihaknya menyambut dengan baik terkait program SIMURP yang akan diimplementasikan di lahan persawahan Desa Klepusanggar. Pihaknya juga menyampaikan, luasan sawah di Desa Klepusanggar ada 33 Ha, dan menanam dengan dengan model Jajar Legowo akan berdampak positif bagi tanaman padi yang tentunya akan menghasilkan gabah yang lebih banyak. Penerapan sistem tanam legowo disarankan menggunakan jarak tanam (25x25) cm antarrumpun dalam baris; 12,5 cm jarak dalam baris; dan 50 cm sebagai jarak antar barisan atau lorong, atau ditulis (25x12,5x50) cm. “Walaupun nantinya Program CSA SIMURP ini berakhir, Pengurus Kelompok Tani dan Gapoktan bisa menyampaikan ke anggotanya agar para petani bisa menanam padinya tetap menggunakan sistem Jajar Legowo, penanaman padi dengan sistem Jajar Legowo ternyata dapat meningkatkan produktivitas padi,“ jelasnya. Pihaknya pun menyampaikan, bahwa untuk Kelompok Tani, Gapoktan, dan Pemerintah Desa harus bisa saling bahu membahu, dan kerja sama yang baik dalam memajukan pertanian, serta saling melengkapi. "Saling melengkapi dalam hal ini misalnya pemerintah desa memfasilitasi sarpasnya, sedangkan kelompok tani mengurus metode pertanianya,“ ucap Handoko. Sementara itu pada kesempatan yang sama, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Kecamatan Sruweng Istiantoro menegaskan bahwa CSA merupakan kunci andalan SIMURP sehingga harus betul-betul dipahami oleh petani. Ia menyampaikan pula bahwa Kabupaten Kebumen termasuk kabupaten yang paling banyak menerima Program CSA SIMURP, yaitu 20 kecamatan dari 26 kecamatan yang ada, dan di Kecamatan Sruweng ada 32 kelompok tani penerima program tersebut, serta setiap kelompok minimal mengadakan 3 (tiga) kali pertemuan. "SIMURP mengajarkan banyak hal kepada petani khususnya bagaimana melakukan pertanian pintar dalam menghadapi perubahan iklim, termasuk bagaimana cara mengantisipasi dan menangani penyakit tanaman. SIMURP juga meningkatkan pendapatan, dan kesejahteraan petani," jelas Istiantoro. Program SIMURP ini salah satunya adalah menerapkan pola tanam Jajar Legowo 2-1, karena cara tanam jajar legowo 2 : 1 adalah memanfaatkan radiasi surya bagi tanaman pinggir, tanaman relatif aman dari serangan tikus karena lahan lebih terbuka, menekan serangan penyakit karena rendahnya kelembaban dibandingkan dengan cara tanam biasa, populasi tanaman bertambah, pemupukan lebih efisien, pengendalian hama penyakit dan gulma lebih mudah dilakukan dari pada cara tanam biasa, serta pengairan berselang. Dalam hal ini di wilayah Kecamatan Sruweng akan menerapkan teknologi mengukur ketinggian air sawah menggunakan Pipa PVC. “Kegiatan CSA dalam Program SIMURP ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, mengajarkan budidaya pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim, mengurangi risiko gagal panen, mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK), serta meningkatkan pendapatan petani,” tambah Istiantoro. “Sehingga dimohon kerjasamanya, agar program ini bisa terlaksana dengan baik, tidak mungkin pemerintah memberikan program yang merugikan para petani, pasti program ini menguntungkan para petani," ucapnya. Sosialisasi ini sendiri merupakan pertemuan pertama dari tiga pertemuan yang diagendakan, dengan harapan setelah diakan sosialisasi ini para petani paham akan apa itu pertanian Cerdas Iklim yang merupakan suatu sistem pertanian dimana transisi sistem produksi pertanian dilakukan dari pertanian konvensional (konsentrasi pada peningkatan produksi), menuju suatu pendekatan yang terintegrasi untuk menghadapi tantangan pencapaian ketahanan pangan secara berkelanjutan, dengan cara sinergi menghadapi tantangan perubahan iklim, dan bisa mengontrol ketinggian pengairan di sawah. (DS/gp)
TERPOPULER
Hobi Jadi Peluang Usaha, Warga Kalibagor Sukses Kembangkan Bisnis Aquarium
#Khas Kebumen
dibaca 166 X
Bupati Kebumen Terima Audiensi KKP, Bahas Perpanjangan Izin BUBK dan Optimalisasi Aset Daerah
#Lingkungan Hidup
dibaca 164 X
Pemkab Kebumen Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Kembali Raih Opini WTP
#Khas Kebumen
dibaca 138 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (727post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (180post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Hobi Jadi Peluang Usaha, Warga Kalibagor Sukses Kembangkan Bisnis Aquarium
Lanting Gaplek Khas Kutowinangun, Warisan Rasa yang Tetap Bertahan
Pemkab Kebumen Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Kembali Raih Opini WTP
Sugeng Wibawa Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kebumen Pengganti Antar Waktu
BERITA LAINNYA
Raih 51 Medali di POPDA Jateng 2026, Kontingen Kebumen Dipulangkan Pakai Bus Besar dan Elf sebagai Apresiasi
#Olahraga
KEBUMEN ON NEWS - Kontingen Kabupaten Kebumen yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026 mulai bertolak kembali ke kampung halaman pada Sabtu malam, 5 September 2026. Kepulangan para atlet pelajar ini difasilitasi dengan...
Sebanyak 350 Pesilat dari Berbagai Kelompok Usia Ramaikan Kabumian Open Championship 3
#Olahraga
KEBUMEN ON NEWS - Sebanyak 350 pesilat dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Kabumian Open Championship 3 yang berlangsung di GOR SMK TKM Pertambangan Kebumen. Rangkaian kompetisi yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)...
Banggar Dorong Pemkab Kebumen Kurangi Ketergantungan Dana Transfer yang Capai 80 Persen
#Keuangan
KEBUMEN ON NEWS - Struktur pendapatan daerah Kabupaten Kebumen dinilai masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi sorotan utama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kebumen dalam Rapat Paripurna ke-173 yang digelar pada Senin, 7...
Alun-Alun Pancasila Hangat, Wakil Bupati Zaeni Miftah Saksikan Kolaborasi Musik Keroncong dan Biola di Car Free Night
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS - Alun-Alun Pancasila Kebumen dipadati oleh ribuan masyarakat yang antusias menikmati gelaran Pentas Seni Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam, 5 September 2026. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati...
Rawat Tradisi Budaya Jawa, Permadani Kebumen Gelar Budaya Tampilkan Pusaka hingga Kesenian Tradisional
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS - Paguyuban Alumni Permadani Lintas Bergada Kabupaten Kebumen menggelar kegiatan gelar budaya di Pendopo Sosro Gumelar, Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengenalkan sekaligus...
Pantau Progres Sejumlah Infrastruktur Strategis, Bupati Kebumen Pastikan Pembangunan Tepat Waktu
#Pekerjaan Umum
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Sekretaris Daerah Edi Rianto, para asisten sekda, kepala OPD, dan kepala bagian melakukan monitoring terhadap sejumlah pembangunan dan penanganan infrastruktur strategis di Kabupaten Kebumen, Senin (14/9/2026)....
Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Bupati Kebumen Dorong Penguatan Pengawasan Pemerintahan Desa
#Kepegawaian
KEBUMEN ON NEWS - Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa melalui peningkatan fungsi pengawasan di tingkat desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan...
