FITRA Sosialisasikan Mekanisme Swakelola Tipe 3
Lukman Nurhakim
Dibaca 303x
2022-12-22 11:00:03
KEBUMEN ON NEWS - Untuk mensosialisasikan mekanisme Swakelola Tipe 3, Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Implementasi Pengadaan Barang Jasa Melalui Swakelola Tipe 3 di Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Trio Mall Kebumen, pada Rabu, (21/12/2022) itu dihadiri oleh Asisten 3 Kebumen Muhammad Arifin, Kabag Pengadaan Badang Jamaludin, Manager Riset Seknas Fitra Badi'ul Hadi, dan Presidium Formasi Yusuf Murtiono .
Badi'ul Hadi saat ditemui menuturkan sejak diterbitkannya Perpres tentang Swakelola Tipe 3 menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat untuk bisa turut andil dalam pembangunan di daerahnya. Dimana dalam Swakelola Tipe 3 ini, ada celah bagi Ormas yang masuk dalam sasaran dari Perpres tersebut, sebagai salah satu penerima manfaat dari Swakelola Tipe 3 tersebut.
Di mana dalam Swakelola Tipe 3 ini peran Organisasi Masyarakat akan sangat penting dalam percepatan pembangunan di daerah. Hal ini dikarenakan mereka memiliki basis masa yang cukup besar sehingga memudahkan distribusi pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, Ormas harus segera melakukan pembenahan agar bisa segera mendapatkan manfaat dari Swakelola Tipe 3 tersebut. Namun, apabila hal tersebut tidak dilakukan maka program yang dikembangkan oleh pemerintah tidak bisa berjalan dengan baik.
"Karena kalau tidak ini ya akan tidak bisa berjalan dengan baik apa program yang dikembangkan oleh pemerintah sementara dia satu sisi kita sangat membutuhkan peran Ormas ini di dalam kontek pembangunan di daerah karena mereka memiliki basis, mereka memiliki masa, anggota yang banyak sehingga dengan anggota itu saya kira akan mempermudah proses distribusi apapun bentuknya itu ke masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Saat ini, ada beberapa daerah di Indonesia yang sudah menerapkan Swakelola Tipe 3 ini misalnya DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan juga Provinsi Kalimantan Barat. Namun catatannya daerah tersebut belum maksimal dalam pelaksanaannya.
"Banyak daerah sudah melaksanakan ini meskipun kapasitasnya belum besar sekarang ini, tetapi ya seperti di Jawa Tengah misalnya Kebumen sudah melaksanakan tapi Cilacap belum apa-apa, misalnya kaya gitu, artinya masih banyak daerah daerah yang belum melaksanakan kebijakan Swakelola Tipe 3 itu," jelasnya.
Dikatakan untuk swakelola sendiri ada 4 (empat) tipe, yang masing-masing memiliki ruang sendiri, sehingga semestinya tidak akan terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya. Seperti halnya Swakelola tipe 1 dan 2, di mana program tersebut diperuntukkan kepada penyedia barang dan jasa yang telah berkolaborasi dengan pemerintah.
Kemudian untuk Swakelola tipe 3, diperuntukkan bagi Ormas yang di dalamnya ada LSM, NGO, dan juga Perguruan Tinggi. Sedangkan untuk swakelola tipe 4, diperuntukkan bagi masyarakat, sehingga jelas peran masyarakat dan juga Ormas adalah sebagai pengawas kebijakan pemerintah, salah satunya memastikan ke 4 tipe swakelola bisa berjalan dengan baik di daerah.
"Artinya ya kalo lihat kebijakannya mestinya tidak ada tarik ulur disitu, tapi praktek di lapangan kan kita tidak pernah tahu, karena setiap daerah kan punya pertimbangan masing-masing tetapi secara prinsip tidak akan ada benturan di situ karena ruangannya sudah berbeda-beda, dan ruangannya itu sudah sangat jelas diatur di Perpres jadi tidak ada lagi perdebatan apakah kemudian akan ketarik-tarik misalnya Swakelola Tipe 3 akan ketarik Swakelola Tipe 1 itu tidak akan terjadi karena ruangannya sudah sangat jelas, dan saya kira peran masyarakat dalam posisi ini juga Ormas ya sebagai bagian dari pengawas kebijakan pemerintah, tugasnya salah satunya memastikan bahwa 4 tipe swakelola bisa berjalan dengan baik di daerah," terangnya.
Sementara itu Ketua Presidium Forum Masyarakat Sipil (FORMASI) Yusuf Murtiono mengatakan ini adalah Seminar dan Lokakarya (Semiloka) terkait dengan sosialisasi Peraturan Presiden terbaru tentang pengadaan barang dan jasa yang terkhusus diperuntukkan bagi kelompok masyarakat sipil, seperti NGO, Ormas keagamaan, NU dan Muhammadiyah maupun Perguruan tinggi yang sebelumnya belum pernah ada. FORMASI di sini diberi mandat oleh Seknas Fitra untuk menyelenggarakan sosialisasi tersebut untuk Kebumen dan Kabupaten Cilacap.
Yusuf menjelaskan, kenapa FITRA sebagai motor penggerak. Dikarenakan FITRA sejak awal memang mendukung inisiasi terhadap perpres terbaru ini, yang disebut dengan Swakelola Tipe 3, dan Kebumen menjadi sasaran sosialisasi Swakelola tipe 3 ini, karena sudah memiliki best practise atau pengalaman baik selama dua tahun didalam penerapan kebijakan tersebut.
Namun, yang menjadi problematikanya adalah kelompok masyarakat sipil, Perguruan Tinggi maupun Ormas Keagamaan banyak yang belum mengerti tentang Swakelola Tipe 3. Sehingga mereka masih memiliki keterbatasan terhadap program tersebut.
Harapannya dari sosialisasi ini, masyarakat bisa tahu program Swakelola Tipe 3, dan bisa mengakses dan memanfaatkan program tersebut. Terlebih Kabupaten Kebumen telah melakukan uji coba di tahun 2021 terinformasi Rp1,6 miliar untuk Swakelola Tipe 3 dan di tahun 2022 ada sekitar Rp1,5 miliar. Namun sayangnya, prosesnya seperti apa dan siapa yang mendapatkan belum bisa diketahui.
"Intinya kami mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat terutama Perguruan Tinggi di Kebumen yang punya potensi besar Ormas tapi kenyataannya belum pernah tersentuh dengan peraturan presiden ini," jelasnya. (LN)
TERPOPULER
Nasi Penggel Pak Melan: Sarapan Khas Kebumen dengan Sensasi Nasi Bulat Legendaris
#Khas Kebumen
dibaca 482 X
Sambal Gami Resto Kebumen, Surganya Pecinta Pedas dengan Pilihan Sambal Khas Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 480 X
Lesehan Warung Bamboe Kebumen, Favorit Keluarga dengan Cita Rasa Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 470 X
Sambel Juara, Spesialis Nasi Daun Jeruk yang Jadi Primadona Kuliner Malam di Kebumen
#Khas Kebumen
dibaca 466 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (712post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | Siska Ayu | (165post) | |
| 5 | ![]() |
Arya | (155post) |
KHAS KEBUMEN
Cafe Ngisor Klopo, Tempat Nongkrong Baru Bernuansa Alam di Petanahan
Jatimulyo Green Kampoeng, Inovasi Desa Dorong Kerajinan Bambu Naik Kelas
Dukung Produk Lokal, 124 UMKM Ramaikan Bazar UMKM Fest 2026
Universitas Putra Bangsa Selenggarakan Campus Visit bagi Siswa SMA N 1 Klirong: Rasakan Langsung Jadi Mahasiswa Sehari
BERITA LAINNYA
Polres Kebumen Bagikan Takjil dan Edukasi Kamtibmas di Alun-alun Pancasila
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS - Suasana ngabuburit di kawasan Alun-alun Pancasila Kebumen terasa semakin semarak dengan adanya kegiatan sosial dari Polres Kebumen pada Kamis, 26 Februari 2026. Sejumlah personel kepolisian tampak membagikan takjil kepada masyarakat yang tengah menunggu...
Akses Warga Kembali Lancar, Jembatan Presisi Merah Putih Diresmikan
#Sosial
KEBUMEN ON NEWS - Warga Desa Bandung, Kecamatan Kebumen, kini bisa bernapas lega. Jembatan yang selama ini menjadi akses penting penghubung Desa Bandung dan Desa Tanahsari akhirnya kembali bisa digunakan dengan lebih aman. Jembatan yang berada di RT 5 RW 1 Desa Bandung itu...
Cuaca Ekstrem, Panen Durian di Kedunggong Menurun
#Sosial
KEBUMEN ON NEWS - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kebumen belakangan ini berdampak pada hasil panen durian di Desa Kedunggong, Kecamatan Sadang. Curah hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama membuat produksi durian tahun ini menurun drastis. Hal itu...
Cafe Ngisor Klopo, Tempat Nongkrong Baru Bernuansa Alam di Petanahan
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS - Satu lagi tempat nongkrong baru hadir di Kabupaten Kebumen. Cafe Ngisor Klopo yang berada di Desa Munggu, Kecamatan Petanahan, resmi dibuka pada Minggu, 22 Februari 2026. Peresmian kafe ini dilakukan langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang turut...
Ngabar Ambal 2026 Ramaikan Ramadan di Desa Ambalresmi
#Sosial
KEBUMEN ON NEWS - Suasana Ramadan 1447 Hijriah terasa semakin hidup di sepanjang Jalan Purbonegaran, Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal. Selama satu bulan penuh, kawasan ini menjadi pusat kegiatan “Ngabar Ambal 2026 – Ngabuburit Bareng Nang Ambal” yang menghadirkan konsep...
Cafe Ngisor Klopo, Sensasi Kuliner Nusantara di Bawah Rindangnya Pohon Kelapa
#Pariwisata
KEBUMEN ON NEWS - Kehadiran Cafe Ngisor Klopo diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat desa setempat. Mengusung konsep kafe bernuansa alam, tempat ini menawarkan pengalaman kuliner yang memadukan kenyamanan suasana pedesaan dengan kelezatan masakan...
Kafe Bernuansa Lokal di S. Parman Ini Diprediksi Jadi Spot Nongkrong Favorit Anak Muda
#UMKM
KEBUMEN ON NEWS - Kehadiran kafe dengan sentuhan menu khas daerah semakin memberi warna pada geliat kuliner di Kebumen. Salah satu kafe yang berlokasi di Jalan S. Parman, tepat di depan SMP Negeri 3 Kebumen, diprediksi akan menjadi salah satu tempat favorit untuk berkumpul dan...
