Kondisi Geografis Yang Mengancam Warga
Ahmad Gusoli
Dibaca 520x
2018-11-27 11:02:30
KEBUMEN ON NEWS -KALIREJO suatu desa yang terletak di Kabupaten Kebumen bagian utara ini masuk dalam wilayah Kecamatan Karanggayam. Letaknya cukup jauh dari pusat Kota Kebumen. Seringkali banyak orang mengatakan wilayah Karanggayam adalah daerah nggunung, hal tersebut wajar saja karena pada dasarnya hampir sebagian besar wilayah Karanggayam termasuk wilayah pegunungan. Tidak heran jika ada orang pertama kali masuk wilayah Karanggayam kagum dengan nuansa yang asri dan pemandangannya yang menyejukan mata. Bukit terlihat dikiri dan kanan.
Keasrian desa Kalirejo Kecamatan Karanggayam terbilang masih cukup asri,terbukti dengan masih banyaknya pepohonan yang menghiasi bukit di sekitar desanya. Bukit yang indah terkadang tidak selamanya akan terlihat indah. Sama seperti halnya dengan alam, swaktu-waktu bisa saja berubah dalam sekejap mata. Hal inilah yang akan saya bahas dalam artikel ini karena menurut saya sangat menarik untuk dibahas.
Musim hujan kini mulai datang, entah harus gembira ataukah sedih saya pikir hal tersebut tergantung pada perspektif orang yang berbeda. Perlu diketahui bahwa desa Kalirejo ini jika saat musim kemarau yang panjang sering mengalami kekeringan. Bahkan terkadang sering meminta bantuan pemerintah untuk mengirimkan air bersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Saat musim penghujan tiba bukan masalah kekeringan yang akan dihadapi melainkan masalah baru yaitu bencana alam, salah satunya adalah tanah longsor. Kondisi geografis desa Kalirejo memang pegunungan wajar saja jika saat musim penghujan terdapat tanah longsor dan jika musim kemarau panjang mengalami kekeringan. Saat musim kemarau panjang desa Kalirejo juga sering mengalami kekeringan, entah karena letaknya di pegunungan yang tinggi atau bagaimana sehingga sulit untuk menemukan mata air yang dapat digunakan jika musim kemarau datang atau memang karena orang-orangnya tidak mau berusaha untuk menemukan mata air? Masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab sampai saat ini.
Gambar di atas adalah salah satu bencana tanah longsor yang baru saja terjadi pada tanggal 14 November 2018 di desa Kalirejo Kecamatan Karanggayam. Apabila kita saksikan dari gambar tersebut, bencana tanah longsor yang menimpa rumah warga di desa Kalirejo terjadi karena dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor manusia. Faktor alam di sini karena intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan pergerakan tanah yang terbawa derasnya tetesan hujan. Faktor manusia juga menjadi salah satu penyebab diantaranya adalah kelalaian dalam merawat tanah dengan tidak menanam pohon sebagai pencegah terjadinya tanah longsor. Apalagi jika membangun rumah di dekat perbukitan yang jarang terdapat pohon, hal tersebut akan beresiko sekali tentunya.
Desa yang mayoritas pekerjaan warganya petani ini juga sering kali mengeluh karena hasil panennya yang tidak stabil. Hasil pertanian di desa Kalirejo yang tergolong tinggi yaitu Padi dan Tembakau. Menanam padi saat musim hujan dan menanam tembakau saat musim kemarau. Seringkali para petani gagal panen karenaa faktor cuaca yang tidak menentu. Apakah karena letak geografisnya di pegunungan sehingga tidak menentu atau kesalahan petani sendiri dalam memperhitungkan waktu? Musim kemarau yang menyebabkan kekeringan sering menjadi masalah warga. Akan tetapi, hal tersebut tidak selamanya buruk karena jika musim kemarau maka tembakau yang dihasilkan akan optimal. Sama halnya seperti musim penghujan datang saat menanam padi, hal tersebut tentunya akan cocok untuk merawat pertumbuhan padi hingga tiba waktu panen nanti.
Dari beberapa pernyataan di atas dapat diambil simpulan, sebenarnya kondisi geografis di desa Kalirejo Kecamatan Karanggayam tidak selamanya buruk. Hal tersebut tergantung bagaimana cara warga menyikapinya. Letak di pegunungan bukan berarti terkena longsor terus menerus. Terkadang dari pegunungan juga dapat menghasilkan dan meningkatkan mutu ekonomi warga. Mencegah lebih baik dari pada memperbaiki. “Sedia payung sebelum hujan” begitu katanya. Longsor dapat dicegah dengan mengadakan reboisasi pada bukit-bukit yang telah gundul, hindari membangun rumah di sekitar bukit yang rawan longsor. Kekeringan tidak akan terjadi jika warga berusaha mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya. Hanya orang malas lah yang semuanya bergantung pada orang lain yang sebenarnya mereka sendiri dapat mengatasi bersama. Jangan jadikan kondisi geografis sebagai alasan. Manfaatkan kondisi geografis secara tepat maka akan menghasilkan pula hasil yang tepat
TERPOPULER
Nasi Penggel Pak Melan: Sarapan Khas Kebumen dengan Sensasi Nasi Bulat Legendaris
#Khas Kebumen
dibaca 482 X
Sambal Gami Resto Kebumen, Surganya Pecinta Pedas dengan Pilihan Sambal Khas Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 481 X
Lesehan Warung Bamboe Kebumen, Favorit Keluarga dengan Cita Rasa Nusantara
#Khas Kebumen
dibaca 472 X
Sambel Juara, Spesialis Nasi Daun Jeruk yang Jadi Primadona Kuliner Malam di Kebumen
#Khas Kebumen
dibaca 469 X
KONTRIBUTOR TERAKTIF
| 1 | Reni Arum | (712post) | |
| 2 | Setiyo nugroho | (197post) | |
| 3 | Hari Satria Wibowo | (181post) | |
| 4 | ![]() |
Arya | (172post) |
| 5 | Siska Ayu | (165post) |
KHAS KEBUMEN
Polres Kebumen Bagikan Takjil dan Edukasi Kamtibmas di Alun-alun Pancasila
Cafe Ngisor Klopo, Tempat Nongkrong Baru Bernuansa Alam di Petanahan
Jatimulyo Green Kampoeng, Inovasi Desa Dorong Kerajinan Bambu Naik Kelas
Dukung Produk Lokal, 124 UMKM Ramaikan Bazar UMKM Fest 2026
BERITA LAINNYA
Kebumen Siap Tampilkan Pesona Budaya Lewat Pentas Duta Seni di TMII
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Pemerintah Kabupaten Kebumen akan kembali menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah melalui Pentas Duta Seni Kabupaten Kebumen yang dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah, tepatnya di Anjungan Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari...
Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 Dipadati Peserta, Warga Sebut Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi
#Khas Kebumen
KEBUMEN ON NEWS -Warga di Ambal Kebumen melaporkan tingginya antusiasme dalam ajang Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 yang digelar di Lapangan Krido Turonggo, Desa Kaibonpetangkuran, Kamis (26/3/2026). Sebanyak 162 ekor kuda dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil...
Warga Antusias, Car Free Night dan Wayang Orang Jadi Ruang Hiburan Sekaligus Pelestarian Budaya di Kebumen
#Seni dan Budaya
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kabupaten Kebumen diperkirakan akan kembali memadati Alun-alun Kebumen dalam gelaran Car Free Night yang menghadirkan pementasan wayang orang dari Sanggar Budaya Larasati. Kegiatan ini dinilai masyarakat sebagai ruang hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga...
Sempor Diproyeksikan Bangkit: Warga Harap Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur Tepat Sasaran
#Pembangunan
KEBUMEN ON NEWS - Kecamatan Sempor diperkirakan akan menjadi fokus utama pembangunan Kabupaten Kebumen, menyusul tingginya angka kemiskinan di wilayah tersebut meski memiliki jumlah penduduk terbesar kedua. Hal ini mencuat dalam kegiatan halalbihalal pasca Idul Fitri 1447 Hijriah di...
Harapan Pendidikan Berkualitas dan Sejahtera Menguat
#Pendidikan
KEBUMEN ON NEWS - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menghadiri kegiatan silaturahmi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Gombong dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Gombong pada Sabtu, 28 Maret 2026,...
Siomay Sinar Senayan, Kuliner Favorit di Dekat Masjid Agung Kauman
#UMKM
KEBUMEN ON NEWS -Warga Kauman dan sekitarnya mulai ramai merekomendasikan salah satu kuliner yang cukup populer, yakni Siomay Sinar Senayan yang berlokasi di sebelah Masjid Agung Kauman Kebumen. Dengan harga yang terjangkau, yakni Rp17.000 per porsi, siomay ini menjadi pilihan favorit...
Menjelajah Lantai Samudra yang Tersingkap
#Pariwisata
KEBUMEN ON NEWS - Pernahkah Anda membayangkan berjalan di atas dasar samudra tanpa harus menyelam? Di Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung, imajinasi itu menjadi nyata. Kawasan ini bukan sekadar destinasi wisata biasa, melainkan sebuah "mesin waktu" geologi...
